Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Makin Banyak Chef Percaya Diri Olah Makanan Tradisional

Santi Andriani , Jurnalis-Selasa, 06 Januari 2015 |10:30 WIB
Makin Banyak <i>Chef</i> Percaya Diri Olah Makanan Tradisional
Makanan tradisional bakal jadi tren kuliner 2015 (Foto:griyawisata)
A
A
A

MAKANAN tradisional diprediksi bakal menjadi tren tahun ini. Alasannya, semakin banyak chef profesional di Tanah Air yang lebih percaya diri mengolah makanan berbumbu khas Nusantara.

Coorporate Chef Horrison Hotel, Hendro Soejadi, mengatakan bahwa chef di Tanah Air kini lebih berani dan semakin mahir dalam mengolah masakan tradisional. Ini yang akhirnya membuat mereka semakin tertantang mengolah masakan tradisional hingga bisa dibanggakan.

Menurutnya, keadaan demikian berbeda dengan masa-masa sebelumnya dimana para chef hanya diajarkan hidangan Eropa. "Zaman saya dulu, ketika pendidikan, selalu makanan Eropa yang menjadi acuan. Tapi sekarang tidak lagi, saya lihat makanan tradisional akan lebih diangkat," katanya kepada Okezone melalui sambungan telefon, Senin 5 Januari 2015.

Keberanian dan kepercayaan diri para chef, lanjut Chef Hendro, tidak terlepas dari semakin banyaknya tayangan televisi tentang keragaman kuliner tradisional. Baginya, tayangan tersebut menantang para chef mengaplikasikan kemampuannya mengolah masakan tradisional.

Sebenarnya, ujar pria yang pernah menjadi Chef De Partie Novotel Sydney, Australia, selama 3 tahun ini, mengolah makanan tradisional tidak mudah dibandingkan makanan Eropa atau Western.

"Mengolah makanan tradisional tidak bisa sembarangan karena kesegaran bahannya harus diperhatikan, suhu, dan panas api untuk memasak sampai proses mengolah bumbu-bumbu yang tidak sederhana," simpul Hendro.

(Fitri Yulianti)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement