Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Stres Picu Diabetes di Negara Berkembang

Sofia Astarina , Jurnalis-Senin, 22 Desember 2014 |15:35 WIB
Stres Picu Diabetes di Negara Berkembang
Stres picu diabetes di negara berkembang (Foto: Huffingtonpost)
A
A
A

STUDI yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism (JCEM) menunjukkan, bahwa masyarakat di negara berkembang cenderung memiliki tingkat risiko diabetes dan gangguan metabolisme yang tinggi. Hal tersebut dikarenakan meningkatnya hormon stres, kortisol.

Hormon kortisol merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko diabetes terhadap seseorang dan begitu juga masalah metabolik lainnya.

Untuk mengetahui kebenaran teori ini, peneliti menguji penduduk pedesaan dan perkotaan satu kelompok-etnis, yaitu suku Ovahimba yang bermukim di Namibia, barat daya Afrika.

Di antara masyarakat perkotaan, 28 persen masyarakatnya mengidap diabetes atau kelainan metabolisme glukosa. Mereka juga memiliki kadar hormon kortisol yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan masyarakat pedesaan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement