Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tari Legong Bukti Eksis Bengkel Tari Ayu Bulan

Utami Evi Riyani , Jurnalis-Minggu, 30 November 2014 |21:05 WIB
Tari Legong Bukti Eksis Bengkel Tari Ayu Bulan
Tari Legong bukti eksis bengkel tari ayu bulan (Foto: Utami Riyani/Okezone)
A
A
A

MERAYAKAN 20 tahun berkarya dalam dunia tari, Bengkel Tari Ayu Bulan mempersembahkan pagelaran tari legong dengan tajuk Kemilau Legong.

Kemilau Legong digelar di Goethe Institute, Menteng, Jakarta Pusat. Tiga Tari Legong klasik ditampilkan dengan menawan dan cantik. Beberapa cerita pewayangan pum diadaptasi ke dalam tarian khas Bali ini.

Tari legong yang dibawakan antara lain Legong Kupu Carum, Legong Kuntir dan Legong Kuntul. Tari Legong Kupu Carum menceritakan tentang keindahan kupu-kupu yang keluar dari kepompong lalu beterbangan di taman bunga dan mengisi hidup mereka dengan keindahan. Tarian ini dibawakan sembilan penar, Minggu (30/11/2014)

Tarian kedua adalah Tari Legong Kuntir. Tarian ini menceritakan latihan perang antara dua saudara kera yaitu Subali dan Sugriwa dari cerita Ramayana. Namun kemudian mereka terlibat pertempuran sengit meski akhirnya berdamai kembali.

Sedangkan ketiga Tari Legong Kuntul. Tari Legong Kuntul menceritakan tingkah laku burung-burung kuntul di sawah. Burung-burung itu minum dan mengistirahatkan sayap mereka yang lelah.

Selain ketiga tarian di atas, Bengkel Tari Ayu Bulan menampilkan dramatari Smaradahana. Dramatari Smaradahana ini merupakan gubahan Bulantrisna Djelantik, sang maestro tari legong Indonesia, yang diadaptasi dari Kekawin Smaradahana karangan Mpu Dharmaja di abad 12 Masehi.

Dramatari Smaradahana berkisah tentang Semara yang ingin mengusir kekuatan hitam di kahyangan. Namun ia dihalangi istrinya, Ratih. Kedua sejoli ini akhirnya gugur dimusnahkan  Siwa. Kemudian abu keduanya disebarkan ke dunia menjadi benih cinta kasih dalam hati manusia.

(Johan Sompotan)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement