Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Solusi Menangani Anak yang Aktif Berbicara

Evi Elfira , Jurnalis-Kamis, 27 November 2014 |18:49 WIB
Solusi Menangani Anak yang Aktif Berbicara
Solusi menangani anak yang aktif berbicara (Foto : imgarcade)
A
A
A

ANAK yang aktif menunjukkan bahwa kondisi mereka sehat. Namun jika anak terlalu aktif berbicara, orangtua justru sering menghadapi kesulitan.
 

Orangtua tentunya merasa senang ketika anak sudah mulai berbicara. Namun jika anak menjadi terlalu aktif berbicara, kondisi tersebut dapat menyebabkan masalah. Berikut ini, kami jabarkan mengenai solusi dalam menangani anak yang terlalu aktif berbicara, sebagaimana dilansir dari Boldsky, Kamis (27/11/2014).

Berbicara dan mendengarkan

Jangan pernah mencegah anak yang aktif berbicara. Anda perlu mengajari mereka mengenai konsep mendengarkan. Ketika mereka berbicara Anda dapat mendengarkan, begitupun sebaliknya. Ketika Anda berbicara dengan anak, pikirkanlah topik menarik bagi mereka.

Bersabar

Sabar adalah kuncinya. Tidak diragukan lagi bahwa anak Anda ingin mengetahui segala sesuatu di sekitarnya. Ini adalah alasan mengapa mereka terus berbicara dan mengajukan pertanyaan. Salah satu tips yang paling penting untuk orangtua dalam menghadapi anak yang aktif berbicara adalah tetap tenang. Teruslah menjelaskan b anyak hal pada mereka, tidak peduli seberapa sering mereka bertanya kepada Anda.

Waktu untuk diam

Anda perlu mengajarkan kepada anak betapa pentingnya untuk diam. Cara melakukannya, Anda bisa mengajak anak ke perpustakaan atau memiliki jam khusus untuk diam. Dengan cara ini, anak akan belajar dari Anda dan orang lain bahwa berbicara tidaklah selalu diperlukan. Anda bisa memulai jam diam selama 10 menit untuk permulaan .

Alihkan energi

Sebagai orang tua, Anda menyadari bahwa anak memiliki energi dalam jumlah yang besar. Tidak diragukan lagi bahwa mereka perlu menguras energi. Salah satu tips mengasuh anak yang aktif berbicara dalah dengan melibatkan mereka berbicara banyak dalam satu waktu. Anda bdapat mengalihkan energi mereka untuk kegiatan fisik lainnya seperti bermain di taman atau melibatkan mereka dalam seni dan kerajinan.

Membaca

Ini bisa menjadi salah satu acara untuk membuat anak mengurangi kebiasaan aktif berbicara. Anak-anak suka berbicara mengenai banyak cerita. Sehingga, mereka juga menikmati bacaan mengenai cerita baru. Hal ini berlaku bagi anak yang berusia di atas tiga tahun. Dengan metode ini, Anda dapat mengajarkan pentingnya membaca kepada anak.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement