Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspadai Jika Bayi Menangis Tiga Jam Sehari

Dewi Kania , Jurnalis-Selasa, 25 November 2014 |16:42 WIB
Waspadai Jika Bayi Menangis Tiga Jam Sehari
Waspadai kolik pada anak (Foto: Everidaylife)
A
A
A

MOMS, jika menjumpai bayi yang menangis terus-menerus dalam kurun waktu lama, sebaiknya patut diwaspadai. Karena bisa saja bayi Anda, mengalami kolik yang diakibatkan oleh gangguan pencernaan.

Menurut pengajar Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada sekaligus anggota koligium Ikatan Dokter Anak Indonesia, Prof Dr Muhammad Juffrie, jenis tangisan bayi itu berbeda-beda. Menangis itu normal karena merupakan komunikasi lisan pertama bayi kepada sang ibu.

Tapi berbeda dengan tangsian bayi karena mengalami kolik. Kondisi tersebut kerap tejadi pada bayi yang minum ASI maupun susu formula. Saat mengalaminya, bayi akan menangis terus menerus dalam waktu lama hingga tiga jam dalam sehari.

"Penyebab kolik tidak diketahui pasti. Kolik juga bisa diatasi sendiri di rumah dan hilang sendirinya," papar Proff Jufrrie dalam Media Workshop 'Pentingnya Kesehatan Pencernaan pada Bayi' di Hotel JW Marriot, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (25/11/2014).

Dikatakan Prof Juffrie, banyak hipotesis yang mendasari terjadinya kolik. Antara lain yakni adanya gangguan fungsi gastrointestinal, intoleransi makanan, aktivitas laktase rendah, ketidakseimbangan microflora usus hingga bayi alergi terhadap protein susu sapi.

"Bayi berusia tiga-empat  bulan saluran cernanya belum sempurna termasuk enzim laktase hanya 70 persen. Akibatnya makanan yang mengandung laktosa tidak dicerna baik, sehingga membuat bayi kembung karena menghasilkan gas," imbuhnya.

Inilah salah satu penyebab bayi rewel karena adanya ketidaknyamanan pada usus. Pengaruhnya akan menimbulkan masalah baru dalam sebuah keluarga.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement