LEMAK jenuh selama ini selalu dihubungkan dengan berbagai masalah kesehatan, seperti masalah jantung. Penelitian baru justru mengungkapkan bahwa, peningkatan asupan lemak jenuh tidak menaikkan levelnya dalam darah seseorang.
Sementara itu, karbohidrat, seperti pada nasi, ditemukan dapat meningkatkan asam lemak yang dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes dan penyakit jantung. Hal ini karena karbohidrat adalah zat yang selama ini menyumbangkan lemak di tubuh.
Untuk melakukan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PLoS ONE, para ilmuwan membuat 16 peserta melakukan diet ketat selama empat setengah bulan. Setiap tiga minggu diet mereka berubah untuk menyesuaikan lemak karbohidrat dan kadar lemak jenuh.
Seperti dilansir dari Channelnewsasia, Senin (24/11/2014), para ilmuwan dari Ohio State University menemukan bahwa, ketika karbohidrat berkurang dan lemak jenuh meningkat, total lemak jenuh dalam darah tidak meningkat, dan bahkan turun pada sebagian besar orang.