SEKITAR 60 ribu kasus penyakit yang disebabkan karena keracunan konsumsi unggas masih terus terjadi setiap tahun. Masih banyak orang yang tidak tahu, bahwa unggas menyimpan berbagai bakteri dan virus di dalamnya. Dilansir Mirror, Rabu (19/11/2014).
Menurut ahli kesehatan masyarakat di Inggris Dr Frieda Jorgensen, ia telah meneliti bahwa ayam beku bisa mengurangi sel campylobacter, dan bisa mengurangi tingkat penularan infeksi pada manusia hingga 90 persen. Sel inilah yang menyebabkan keracunan makanan setelah mengonsumsinya.
"Pembekuan tidak mengurangi jumlah sel campylobacter. Tapi dengan cara ini, risiko keracunan benar-benar bisa berkurang 90 persen,” jelasnya.
Sebuah survei yang dilakukan Badan Standar Makanan (FSA) sebelumnya, menemukan bahwa hampir tiga perlima dari ayam terdapat di toko, dinyatakan positif mengandung sel campylobacter.
Untuk itu, jika ingin menyajikan santapan lezat dan juga aman dikonsumsi. Lebih baik pilihlah ayam yang dijual dalam keadaan beku. (yac)
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.