Helene dan Thibaut menghabiskan uang tabungan mereka demi memproduksi produk ini secara massal. Akhirnya, mereka menerima bantuan dari sebuah perusahaan bernama Wallonia Creative, untuk membangun perusahaan baru bernama “Don’t Eat”. Saat ini, mereka punya kantor sendiri dengan 30 orang karyawan.
Helene menuturkan, meski telah berhasil menciptakan produk yang unik, dia akan terus berkarya dan menciptakan produk inovatif lainnya.
“Kami telah berhasil menciptakan sesuatu yang baru. Tapi, kami akan terus melakukan gebrakan baru dan menghadirkan inovasi yang belum pernah ada,” tambahnya.
Dalam waktu dekat, mereka telah berencana untuk menambahkan rangkaian objek lain yang bisa disantap. Seperti sendok, garpu, mangkuk bahkan kacamata. Mereka juga berniat untuk membuat kalender, yang bisa dinikmati setiap hari. Rencananya produk ini akan diekspor juga ke Spanyol, Perancis dan Swiss. (yac)
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.