Jokowi akan marah bila dirinya didahulukan terlebih dahulu pesanan minya. Padahal, dirinya tiba belakangan dibandingkan pembeli lainnya.
"Bapak itu anteng (diam), tindak mau minta didulukan. Datang keri (belakangan) ya mau antre. Bapak marah kalau dia yang didahulukan, sedangkan yang tiba duluan belum dilayani," ungkapnya.
Terakhir kali makan di sini, kata Nur, bersama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat pencalonan Gubernur DKI. Sehabis itu, saat terpilih dan akhirnya menjadi presiden sudah tidak pernah ke sini lagi. Hanya telefon, pesan minta diantar ke rumah. Atau yang dateng putrinya sendiri untuk membelikannya.
Padahal Jokowi sendiri, ungkap Nur, mengaku rindu bisa duduk-duduk lesehan seperti dulu lagi, namun sekarang berbeda. Bukan karena jabatannya sebagai presiden, tapi Jokowi tak mau pembeli yang lainnya takut untuk mampir membeli mi di tempatnya.
"Kata Bapak (Jokowi), waktu saya antar pesanan ke rumah bilang, 'Lha kalau 50 orang semuannya ikut makan ya tidak apa-apa. Lha yang makan cuma saya thok, ya saya yang pekewuh (tidak enak)'," ujar Nur menirukan ucapan Jokowi.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.