“Karena itu perlu ada peningkatan cara pendekatan dan strategi komunikasi dengan lebih baik kepada masyarakat,” kata Yani di Pelatihan Cold Chain Inventory dan Workshop Diseminasi Strategi Nasional Komunikasi Imunisasi di Banda Aceh, Kamis (30/10/2014).
Dalam beberapa tahun terakhir, angka capaian imunisasi di Aceh sangat rendah bahkan, tak sampai 70 persen. Pemahaman yang salah dari masyarakat membuat program imunisasi di sini kurang berjalan, sehingga butuh strategi komunikasi yang lebih untuk menarik minat warga mengimunisasi anaknya.
"Faktor peralatan vaksinasi dan cara komunikasi yang masih kurang antara petugas dan masyarakat juga menjadi masalah yang harus diperbaiki," ujarnya.
Selain faktor komunikasi, Yani memaparkan, pengelolaan vaksin yang belum profesional juga menjadi kendala dalam imuniasi. Jika vaksin tak terawat dengan baik, maka akan menimbulkan risiko yang lebih besar.
Dinas Kesehatan Aceh bermitra dengan Unicef menggelar acara ini, salah satunya untuk melatih tenaga medis dari 23 kabupaten/kota di provinsi itu, yang diharapkan menjadi ujung tombak meningkatkan imuniasi anak.
“Para peserta yang mendapat pelatihan ini nantinya akan melakukan survey kelayakan sejumlah peralatan penyimpanan vaksin yang tersebar di seluruh puskesmas dan puskesmas pembantu di Aceh.” ujarnya.
Kepala Perwakilan Unicef di Aceh, Umar Bin Abdul Aziz menyebutkan, rendahnya capain imunisasi di Aceh juga disebabkan kurangnya pelibatan tokoh masyarakat. Seharusnya tenaga kesehatan melibatkan tokoh untuk sosialisasi atau melakukan pendekatan dengan masyarakat terutama orangtua si anak.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.