KEBIASAAN buruk merokok tentu dilakukan oleh siapa saja, termasuk juga deretan para calon menteri.
Untuk itu, sebaiknya presiden tidak memilih calon menteri yang miliki kebiasaan merokok. Hal ini diungkapkan oleh Praktisi Kesehatan dr. H. Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB.
Dokter yang menjabat sebagai wakil ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PB PAPDI) ini, tak menginginkan para calon menteri yang doyan merokok.
“Menurut saya Presiden sudah pasti sebaiknya tidak memilih calon menteri yang merokok. Selain tidak mendidik masyarakat untuk hidup sehat, seorang yang merokok akan terpapar dengan berbagai penyakit yang berbahaya dan membahayakan jiwanya,” katanya dalam email yang diterima Okezone, Jumat (24/10/2014)
Seperti diketahui, kebiasaan buruk merokok menyebabkan banyak risiko buruk di dalam tubuh. Bahayanya juga akan cepat menghilangkan nyawa manusia dalam waktu singkat.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.