SEIRING berkembangnya masa, kini banyak istri yang meniti karier hingga akhirnya lebih sukses daripada suami. Terkait hal ini, tidak jarang kita menemukan suami-istri bertukar peran dalam rumah tangga.
Banyak orang menganggap bahwa pertukaran peran antara suami dan istri adalah hal tidak lumrah. Namun, seiring dengan pergeseran nilai, hal ini dianggap wajar. (Baca: Istri Lebih Sukses, Ini yang Harus Dilakukan Suami)
“Sekarang ini sudah terjadi pergeseran nilai. Jika suami tidak bisa berprestasi, ia memilih untuk menjadi ayah rumah tangga dan istri yang berperan menjadi pencari nafkah,” kata psikolog Nella Safitri Cholid kepada Okezone melalui sambungan telefon, baru-baru ini.
Ketika suami dan istri membicarakan kondisi pekerjaan serta peran masing-masing, Nella menambahkan, kondisi tersebut dapat tetap berjalan dengan baik. Pasangan suami-istri hanya perlu untuk saling menyepakatinya. (Baca: Istri Lebih Sukses, Pemicu Keretakan Rumah Tangga?)
“Hal tersebut tentunya tidak menjadi masalah jika ada kesepakatan mengenai pertukaran peran di antara suami dan istri,” pungkas psikolog yang berpraktik di Widya Chandra ini. (Baca: Ingat, Profesi Bapak Rumah Tanggga Hanya Boleh Sementara!)
(Fitri Yulianti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.