Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menkes: Saya Tidak Akan Melakukan Aborsi Seumur Hidup

Ainun Fika Muftiarini , Jurnalis-Rabu, 20 Agustus 2014 |18:52 WIB
Menkes: Saya Tidak Akan Melakukan Aborsi Seumur Hidup
Menkes: Saya Tidak Akan Melakukan Aborsi Seumur Hidup (Foto: Fika/Okezone)
A
A
A

PP 61 Tahun 2014 tentang Kesehatan Reproduksi, yang menyebut pengecualian aborsi dalam kondisi darurat medis dan akibat perkosaan, tengah menuai kontroversi. Banyak kalangan menyebut jika aturan tersebut melanggar norma.

Bagi Menteri Kesehatan dr Nafsiah Mboi, aturan tersebut juga menjadi semacam dilema. Namun, dia memiliki pandangan sendiri terkait dengan hal tersebut.

"Kalau saya sendiri seorang dokter (beragama) Katolik, saya tidak akan pernah melakukan aborsi. Seumur hidup tidak akan melakukan aborsi dalam kondisi apapun," katanya di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, belum lama ini. (Baca: 40 Hari, Usia Janin Akibat Perkosaan)

Kendati demikian, sebagai seorang dokter, Nafsiah mengaku wajib memberi informasi terkait aturan tersebut.

"Tapi sebagai seorang dokter saya wajib memberikan informasi bahwa ini ada aturan pemerintah. Soal dosa atau tidak dosa adalah hubungan dia dengan Tuhan. Saya bukan Tuhan, tidak bisa menentukan dia dosa atau tidak, karena itu saya katakan harus ada pendampingan untuk bisa melakukan ekstra konseling," tutupnya.

(Ainun Fika Muftiarini)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement