KABAR mengejutkan datang dari mantan istri Ben Kasyafani, Marshanda. Bukan lagi cerita tentang keputusannya melepas jilbab melainkan kabar dipasung oleh ibunya sendiri di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta.
Menurut psikolog RA. Oriza Sativa, S.Psi, Psi, CH,CCR, istilah "pasung" kurang tepat dilekatkan kepada Marshanda, akrab disapa Caca, yang ditempatkan di rumah sakit dengan kondisi kaki dan tangan diikat. Dia mengatakan bahwa Caca sedang difiksasi karena proses tersebut dilakukan di rumah sakit. (Baca: Buka Jilbab, Marshanda Ingin Tonjolkan Jati Diri Asli)
“Kalau dipasung itu dengan kondisi kaki dan tangan dipakaikan rantai atau balok kayu di rumah. Kalau di rumah sakit itu istilahnya fiksasi, jadi saya rasa kurang pas jika disebut dipasung,” tuturnya kepada Okezone lewat sambungan telefon, Senin 4 Agustus 2014.
Psikiater ramah ini menjelaskan bahwa pasungan tidak dianjurkan di Indonesia semenjak diberlakukan Undang-Undang (UU) Kesehatan Jiwa, juga program "Indonesia Bebas Pasung 2014" yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan. Jika Caca merasa dirinya dipasung, tentu hal tersebut harus dilaporkan kepada pihak berwajib. (Baca: Selfie dengan Rambut Diwarnai, Marshanda Tutupi Kesedihan)
Namun nyatanya, Caca mengalami fiksasi dan dilakukan di rumah sakit yang memiliki kode etik baik. Dia menyayangkan istilah "pasung" muncul kembali di masyarakat, padahal harusnya rumah sakit memberikan solusi terbaik dan tidak menghadirkan preman untuk menjaga Caca.
“Amat disayangkan, di rumah sakit kan ada tim medis yang profesional. Mengapa harus ada preman? Istilahnya bukan pasung, tapi difiksasi dan ditenangkan dengan suntikan penenang,” tutupnya. (Baca: Komentar Pedas Masyarakat, Bentuk Bullying pada Marshanda)
Seperti diketahui, Marshanda dimasukkan ke Rumah Sakit Abdi Waluyo selama delapan hari oleh ibunya sendiri.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.