Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dokter Spesialis Masih Nyaman Kerja di Kota Besar

Helmi Ade Saputra , Jurnalis-Jum'at, 20 Juni 2014 |02:01 WIB
Dokter Spesialis Masih Nyaman Kerja di Kota Besar
Dokter Indonesia (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

FASILITAS dan infrastruktur di bidang kesehatan sebagian besar masih berada di perkotaan. Begitu pula dengan penyebaran dokter-dokter spesialisnya.

Menurut Prof. Dr. Yos E. Susanto, Ph.D, penyebaran dokter spesialis yang tidak merata bisa disebabkan oleh keterbatasan alat-alat yang dibutuhkan. Selain itu, faktor ekonomi juga turut berperan dalam penyebaran dokter spesialis di Tanah Air. Karenanya, Dewan Penyantun RS Awal Bros itu menilai wajar jika keberadaan dokter spesialis masih terpusat di kota besar, termasuk Jakarta.

“Dokter juga manusia biasa yang mempunyai keluarga, sehingga bagaimana nanti mencari penghasilannya bila praktek di daerah? Jadi, kalau sudah seperti itu, kita harus memberikan insentif yang jauh lebih besar kepada dokter untuk kerja di daerah,” ucapnya saat berkunjung ke redaksi Okezone di Gedung HighEnd, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Lebih lanjut, menurut Prof. Yos, untuk mengatasi masalah pemerataan dokter di setiap daerah harus dimulai dari pendidikan. Sebagai contoh, Prof. Yos mengatakan bahwa misalnya para calon dokter bisa diberikan beasiswa berada di daerah-daerah. (Baca: Presiden Harus Pilih Menkes Bukan Karena Kepentingan Politik)

“Kalau orang-orang di daerah harus bersaing masuk Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) pasti akan sulit. Memang, di daerah-daerah ada juga fakultas kedokteran, tetapi kurang besar porsinya. Seharusnya dihitung kekurangan dokter berapa untuk kemudian disediakan beasiswa di fakultas di daerah tersebut,” tutupnya. (Baca: Waduh, 70% Dokter Indonesia ‘Numpuk’ di Pulau Jawa)  

(Ainun Fika Muftiarini)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement