Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Museum Karmawibhangga Simpan Potongan Puzzle Borobudur

Winda Destiana , Jurnalis-Jum'at, 16 Mei 2014 |07:15 WIB
Museum Karmawibhangga Simpan Potongan <i>Puzzle</i> Borobudur
Candi Borobudur (Foto: Tuty Ocktaviany/Okezone)
A
A
A

MUSEUM Karmawibhangga terletak dalam kompleks Taman Wisata Candi Borobudur. Selain menyimpan koleksi benda purbakala, di museum ini juga terdapat patung Unfinished Buddha dan foto relief yang tersembunyi di balik kaki candi.

Dilansir dari Indonesiatravel,inilah museum yang menyimpan puzzle dari Candi Borobudur yang tersusun dari 2 juta balok batu vulkanik yang dipahat sedemikian sehingga saling mengunci. Candi ini dibangun selama 75 tahun sejak pertengahan abad ke-9 hingga awal abad ke-11. Dulunya candi ini menjadi tempat peziarahan umat Buddha dari China, India, Tibet, dan Kamboja.

Di dalam museum ini terdapat dua ruang display utama, yaitu Ruang Pemugaran dan Ruang Karmawibhangga. Ruang Pemugaran berisi foto-foto pemugaran Candi Borobudur, teknik-teknik pemasangan batu, beberapa artefak hasil penggalian dalam rangka pemugaran Candi Borobudur, serta beberapa artefak bernuansa agama Hindu yang ditemukan di sekitar Candi Borobudur.

Ruang Karmawibhangga berisi 160 foto Relief Karmawibhangga yang dipahat pada kaki candi di mana karena suatu hal tidak bisa dinikmati karena adanya penambahan kaki candi selebar 3 m mengelilingi kaki candi yang berelief Karmawibhangga.

Di bagian selasar museum juga dapat diamati batu-batu candi yang belum ditemukan pasangannya, sehingga belum bisa dipasang kembali ke posisi aslinya di Candi Borobudur. Juga bisa dicermati cara-cara pemasangan batu relung. Terdapat juga koleksi kepala Buddha terbesar di Indonesia yang ditutup dengan vitrin kaca. Kepala Buddha ini merupakan potongan dari badan arca Buddha yang ditemukan di Selomerto, Wonosobo. Koleksi lain yang tidak kalah pentingnya ditempatkan sebagai koleksi outdoor adalah Cattra Stupa (bagian atas stupa utama Candi Borobudur).

Patung Unfinished Buddha merupakan patung Buddha dengan bentuk yang tidak sempurna. Patung ini dulunya berada di relung stupa induk. Ketidaksempurnaan patung tersebut untuk melambangkan kesempurnaan Sang Buddha, namun ada orang yang berpendapat bahwa bentuknya yang tidak sempurna itu murni kesalahan pemahat. Bagi masyarakat sekitar Candi Borobudur, Arca Buddha yang belum selesai tersebut dipercaya masih memiliki kekuatan magis. Mereka menyebutnya dengan nama Mbah Belet. Pada hari-hari yang dianggap keramat, misalnya Jumat Kliwon, masih dijumpai beberapa orang datang membawa bunga sesaji ke arca tersebut.

(Tuty Ocktaviany)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement