BERADA dekat candi, bahkan terletak di area suci warisan budaya dunia UNESCO, Candi Borobudur, Hotel Manohara ternyata diminati oleh para wisatawan asing. Terlihat dari banyaknya pemesanan yang dilakukan di hotel tersebut.
“Tamu-tamu kita memang banyak dari asing. Kebanyakan memang dari Asia, seperti Malaysia, Singapura, Jepang, Thailand, dan China,” kata Woko, Supervisor Front Office Hotel Manohara, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (15/4/2014).
Menurutnya, kebanyakan dari wisatawan tersebut datang ke hotel bukan hanya ingin melihat keagungan candi termegah tersebut, melainkan ingin melihat dan menikmati matahari terbit dari atas puncak Candi Borobudur.
“Kebanyakan mereka yang datang memang sengaja datang untuk melihat sunrise. Karena sebelum mereka memesan kamar, kami selalu menawarkan atraksi wisata yang bisa mereka lihat, seperti menikmati sunrise, menjelajahi desa wisata, dan berkunjung ke beberapa tempat di area Candi Borobudur,” tambahnya.
Para wisatawan asing tersebut paling lama tinggal di hotel berkisar antara dua sampai tiga hari. Namun, ada juga beberapa wisatawan yang hanya tinggal semalam karena memang tujuan awal mereka hanya melihat keindahan matahari terbit dari atas puncak Candi Borobudur.
Manohara adalah satu-satunya hotel yang terletak di area suci warisan budaya dunia UNESCO dari abad 9, Candi Borobudur. Hotel ini terletak dalam lingkungan alam yang menawan dengan pegunungan kapur Bukit Menoreh, dataran tinggi Kedu dan empat gunung berapi (Sumbing dan Sundoro ke Barat, Merbabu dan Merapi ke Timur) di cakrawala. Hotel ini memiliki 35 kamar dengan tipe yang sama satu sama lain. Tak ada perbedaan tipe kamar, menjadikan hotel beretnik Jawa ini menjadi tempat transit banyak tamu negara maupun wisatawan mancanegara.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.