JAKARTA - Menjadi taman hiburan yang luas di Indonesia, Dunia Fantasi Ancol ternyata lebih banyak dikunjungi oleh wisatawan asal Timur Tengah bila dilihat grafik wisatawan asing. Lalu, apa yang biasanya mereka lakukan di sana?
Menurut Direktur Taman Impian Jaya Ancol, Winarto, dari 5 persen wisatawan asing yang datang ke Ancol atau Dufan, sebanyak 40 persennya berasal dari Timur Tengah. Mereka biasa menghabiskan waktu selama tiga hari dua malam berada di kawasan Ancol.
“Kebanyakan dari mereka melakukan perjalanan wisata di seputaran kawasan Ancol. Tak lupa pula mereka pasti datang ke Dufan,” katanya kepada Okezone di Jakarta, belum lama ini.
Dia menambahkan, setelah Timur Tengah, wisatawan yang banyak ke Dufan berasal dari Asia Timur. Mereka adalah turis asal Vietnam, Taiwan, China, dan Thailand.
“Saat ini juga banyak wisatawan China yang menghabiskan waktu di Dufan, hampir sebagian besar dilihat dari perkembangan beberapa tahun terakhir ini,” tutupnya.
Dunia Fantasi yang dibuka untuk umum pada 29 Agustus 1985, dan populer dengan sebutan Dufan, merupakan theme park pertama yang dikembangkan oleh Ancol. Dufan merupakan pusat hiburan outdoor terbesar di Indonesia yang memanjakan pengunjung dengan Fantasi Keliling Dunia, melalui berbagai content wahana permainan berteknologi tinggi, yang terbagi dalam 8 kawasan, yaitu: Indonesia, Jakarta, Asia, Eropa, Amerika, Yunani, Hikayat dan Balada Kera. Perseroan juga menjadikan Dufan sebagai salah satu pusat edutainment yang ada di Ancol yakni dengan dibukanya Fisika Dunia Fantasi (Fidufa) dan Pentas Prestasi. Dufan telah memiliki sertifikat ISO 9001:2008 sejak 2009.
(Fitri Yulianti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.