Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Insiden Rafting Maut

Arus Sungai saat Rafting Mendadak Deras, Segera Menepi!

Winda Destiana , Jurnalis-Jum'at, 07 Maret 2014 |20:05 WIB
Arus Sungai saat <i>Rafting</i> Mendadak Deras, Segera Menepi!
Foto: Arus Liar
A
A
A

JAKARTA - Insiden rafting maut di aliran Sungai Brantas, Kota Batu, Jawa Timur, pekan lalu diakibatkan arus sungai mendadak deras karena hujan turun di hulunya. Jika ini terjadi, segeralah menepi.
 
“Kalau kejadiannya seperti itu, perahu harus segera menepi. Jangan melanjutkan perjalanan atau malah bermain-main,” kata Paryanta, Operational Manager Arus Progo, saat dihubungi Okezone, baru-baru ini.
 
Menurutnya, kelalaian atau kecerobohan dari peserta maupun pendamping turut menjadi faktor kecelakaan rafting bisa terjadi, bukan semata-mata karena alam. Dia menegaskan, jangan memaksakan diri bila cuaca buruk.
 
“Ketika di tengah pengarungan situasi sudah tidak enak, segeralah menepi dan lakukan proses evakuasi,” tambahnya.
 
Selain segera menepi, tim penyelamat atau pemandu harus selalu sigap. Bagaimanapun, ketika perahu terbalik saat arus sedang deras-derasnya, agak sulit untuk menarik korban karena terlanjur terseret air.
 
Sebelumnya, kecelakaan rafting terjadi pada 28 Februari lalu, yang menewaskan 4 dari 18 orang wisatawan asal Jakarta di Kota Batu, Jawa Timur. Mereka menggunakan jasa Batu Alam Rafting di Kota Batu pada Sabtu (28/2) lalu. Di tengah perjalanan, tiba-tiba arus Sungai Brantas mendadak deras karena di hulu sedang hujan. Beberapa berhasil menepi dan selamat sedangkan satu perahu terbalik.

(Fitri Yulianti)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement