Advertisement
Advertisement

Deretan Teknik Pijat Terunik

Ainun Fika Muftiarini , Jurnalis-Jum'at, 01 November 2013 |18:03 WIB
Deretan Teknik Pijat Terunik
Pijat pisau (Foto: Huffingtonpost)
A
A
A

BUKAN rahasia lagi kalau pijatan bisa melepas stres dan menyegarkan tubuh. Namun seiring berjalannya waktu, teknik pijatan juga mengalami perkembangan.

Ya, demi menarik pengunjung yang datang, panti atau rumah pijat kini menawarkan berbagai teknik baru. Bahkan, tidak jarang teknik pijat tersebut terbilang unik. Apa saja? Berikut ulasannya, seperti dikutip Huffingtonpost.

Pijat kaktus

Mungkin terdengar tidak nyaman, tapi di Meksiko, ada sebuah tempat yang menyediakan pijat kaktus. Sebelum diaplikasikan pada tubuh, duri kaktus akan dicabut dan batangnya dan direndam dengan air panas. Setelah itu, batang akan dipotong lalu digunakan untuk memijat.

Pijatan pisau

Di Taiwan, praktik pijat China kuno menggunakan dua pisau parang. Terapis akan memijat lembut tubuh pelanggannya di bagian punggung dan pundak. Pijat dengan pisau ini diyakini mampu menambah energi dan membantu melancarkan aliran darah.

Pijat ular

Di Israel, ada tempat yang menyediakan pijat dengan ular. Tak tanggung-tanggung, ular yang digunakan untuk pijat ini berjumlah enam ekor. Namun tentunya, ular tersebut juga tidak berbisa. Teknik pijatan ini diyakini mampu mengurangi otot yang pegal dan nyeri. Semakin besar ukuran ular, maka pijatan pun akan terasa. Sementara itu, di Indonesia sendiri juga ada tempat yang menyediakan pijatan ini. Namun bedanya, ular tersebut tidak melilit tapi melata dipunggung hingga memicu rasa takut. Teknik ini dipercaya mampu melancarkan sistem metabolisme.

(Tuty Ocktaviany)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement