DIDAPUK menjadi Puteri Pariwisata 2009 membuat pemilik nama lengkap Andara Rainy Ayudini sangat konsen terhadap perkembangan budaya yang ada di Indonesia. Andara menggebrak sesuatu yang baru dengan mengeluarkan produk fesyen pertama yang mengangkat kain tradisional batik untuk dijadikan tas.
Sebelumnya, dia mendesain produk tas bersama sahabatnya dan telah memiliki sebuah label, yaitu Ethnika. Sayangnya, produk tas etnik sempat terhenti karena faktor kesibukan masing-masing, namun akhirnya Andara memutuskan diri untuk mendirikan label baru.
“Karena ada sesuatu dan lain hal bersama sahabat saya itu, akhirnya memutuskan untuk bangun sendiri,” katanya di Kembang Goela, Plaza Sentral, Jakarta, Rabu, 9 Oktober 2013.
Material tasnya yang terbilang unik dan etnik ini berbahan dasar kulit domba asli yang dikombinasikan dengan kain tradisional Jawa, batik. Andara menambahkan bahwa motif dan coraknya banyak yang masih mengusung sisi tradisional dan ada beberapa dari motif modern.
“Motifnya ada yang tradisional, seperti kawung, parang, sido mukti, dan lainnya. Ada juga motif modern, seperti daun dan bunga frangipani,” tutur dara keturunan Sumatera Barat dan Yogyakarta ini.
Andara mengaku mendapatkan kain tersebut dari hasil keliling Nusantara dan kebetulan sering dihadiahi kain tradisional, terutama dari seluruh provinsi di Jawa. Untuk meningkatkan produk tasnya, Andara sampai mencari beberapa pembatik cap dan tulis di seluruh pulau Jawa.
“Saya mendapatkan kain-kain itu dari hadiah di berbagai kota saat jadi Puteri Pariwisata dulu. Tapi, sekarang hunting ke Jawa langsung untuk mencari pengrajin batik buat model tas baru,” tutupnya. (ren)
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.