SOLO - Keberadaan bangunan mirip Pagoda di Solo mengundang penasaran. Peruntukkannya diperkirakan sebagai tempat ritual warga keturunan China.
Joko Budiyanto, salah satu dosen ISI, mengatakan belum mengetahui pasti kapan Pagoda yang ada di kampus Institut Seni Indonesia (ISI) dibangun. Dia mengasumsikan fungsi bangunan tersebut berdasarkan bentuknya.
Dilihat dari banyaknya makam China yang sudah tidak terawat, menurutnya, Pagoda ini sengaja didirikan untuk ritual sembayangan warga keturunan kala itu. "Secara pasti saya sendiri belum tahu. Tapi kalau dilihat terdapatnya makam China di sekitar sini, bisa dikatakan kemungkinan dulunya dijadikan tempat ritual atau lokasi sembayangan warga keturunan," jelas Joko saat ditemui Okezone, di Kampus II ISI, Solo, Jawa Tengah, Rabu (19/6/2013).
Selain itu, Pagoda ini sengaja didirikan sebagai pembeda kasta atau golongan di kalangan warga keturunan. Ini bisa dilihat dari struktur makan China yang masih tersisa di sekitar lokasi Pagoda. Makam di sekitar Pagoda tersebut jauh lebih megah dibandingkan makam China yang letaknya di seberang Kali Anyar.
"Kemungkinan dulunya yang dimakamkan di sini, kastanya jauh lebih tinggi. Kalau dalam istilah Jawa, termasuk kelas bangsawan," paparnya.
(Fitri Yulianti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.