TREN pewarnaan rambut di kalangan wanita memang tengah marak. Namun, seiring dengan hal tersebut, isu tak sedap pun juga bermunculan.
Ya, belakangan memang banyak berkembang isu mengenai efek negatif hasil dari pewarnaan rambut. Lantas, bagaimana tanggapan produsen pewarnaan rambut akan hal tersebut?
"Kesalahan itu sebenarnya karena kurangnya edukasi. Mereka menggunakannya langsung tanpa panduan profesional, akibatnya bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tutur Shierly Nangoy kepada Okezone di kantor Sinergia, Graha Cempaka Mas, Jakarta Pusat, 8 April 2013.
"Pewarnaan rambut ini harusnya dilakukan oleh mereka yang profesional, biar bagaimanapun pigmen itu kan kimia," imbuhnya.
Lebih lanjut, Shierly juga mengatakan bagi siapapun yang ingin mewarnai rambut hendaknya harus memperhatikan beberapa hal. Utamanya tentu saja berkaitan dengan sensitivitas terhadap alergi. Apalagi setiap orang memiliki tingkat elergi yang berbeda.
"Meskipun itu alami, tetap ada yang namanya alergi karena banyak penduduk dunia ini yang memang menderita alergi. Kalau kita belum pernah melakukan pewarnaan, wajib dilakukan tes kulit, karena kalau tidak cocok dengan cat tersebut bisa bahaya," tutupnya.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.