Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dampak Buruk Jalin Cinta Putus Sambung

Restika Ayu Prasasty , Jurnalis-Rabu, 06 Februari 2013 |01:12 WIB
Dampak Buruk Jalin Cinta Putus Sambung
Cinta putus nyambung (Foto: Google)
A
A
A

JALINAN cinta memang seringkali mengalami pergolakan. Putus sambung yang dialami seseorang pun menjadi hal yang biasa terjadi di masyarakat. Namun, waspadai efek buruk yang Anda alami ketika menjalani cinta tipe tersebut.

Anda suka putus-sambung dengan pasangan? Terjebak dalam lingkaran setan seperti ini dapat membuat para wanita sangat frustasi. Belum lagi jika ternyata akhirnya kita tidak berjodoh dengan pasangan putus-sambung kita tersebut. Berikut adalah alasan mengapa hubungan putus-sambung sebaiknya disudahi, seperti dilansir Mag for Women.

Menyita waktu terlalu banyak

Hidup ini singkat dan hanya sekali, Anda tidak bisa membuang-buang waktu hanya untuk seorang pria. Stres emosional yang disebabkan seringnya putus juga membuat kinerja dan karier di kantor menjadi buruk. Saatnya mencurahkan lebih banyak waktu untuk diri sendiri dengan putus selamanya.

Tidak bisa membuat Anda move on

Ada begitu banyak ikan di laut, maka mengapa harus terjebak dalam hubungan tanpa kahir dengan satu laki-laki? Hubungan seperti itu tidak akan membuat Anda bebas dan mengeksplorasi peluang untuk berkencan dengan lelaki lain. Anda mungkin langsung dapat menemukan jodoh Anda setelah putus dengan pasangan putus-sambung Anda sekarang.

Tidak ada komitmen

Pada saat tertentu, semua orang (terutama perempuan) ingin menetap dan mulai membangun sebuah keluarga. Tetapi jika Anda masih terjebak dalam hubungan putus-sambung tampa akhir, maka mimpi tersebut mungkin tidak dapat terpenuhi. (ind)

(Tuty Ocktaviany)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement