ULAR memangdikenal memiliki bisa yang cukup mematikan. Bisa ular ini ternyata juga dapat dikonversi menjadi obat yang dikembangkan sebagai penyembuh kanker dan diabetes.
Gavin Huttley, peneliti dari tim Australia, mengatakan racun ular pertama kalinya telah terbukti berevolusi kembali ke jaringan reguler dan merupakan temuan yang signifikan untuk pengembangan obat untuk kondisi seperti kanker atau diabetes, demikian yang dilansir Foxnews.
Bisa ular biasanya menargetkan jalur fisiologis yang sama seperti banyak penyakit manusia. Memahami bagaimana molekul racun berubah bentuk bisa membantu ilmuwan mengembangkan obat obat baru.
Kelenjar racun ular digambarkan seperti perusahaan obat kecil, menjalankan sejumlah besar percobaan pada rentang waktu evolusi dengan molekul baru dan melihat apa yang berhasil. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu acuan untuk pengoabatan kanker yang lebih efektif.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari