TERNYATA kota modern seperti Singapura pun tak lepas dari tindak kriminal. Kepolisian Singapura mengimbau wisatawan asing agar berhati-hati terhadap pencurian saat berada di bandara Changi,Singapura.
Kepolisian Singapura mengimbau wisatawan dan juga penduduk lokal agar berhati-hati terhadap sindikat kriminal China yang diduga menjadi otak pencurian uang dan tas dari para penumpang yang sedang menunggu keberangkatan pesawat di bandara Changi. Saat ini sudah ada 18 laporan mengenai pencurian tersebut.
"Investigasi kami menemukan bahwa para pencuri ini diduga anggota sindikat warga China yang berkeliaran di sekitar bandara Changi, bahkan ikut dalam pesawat," tutur Sam Tee, Assistan Commissioner Kepolisian Bandara Changi, seperti dikutip dari TheAge, Rabu (30/5/2012). "Mereka beraksi saat sedang boarding atau ketika penumpang tertidur lelap di penerbangan," tambahnya.
Sindikat kriminal ini mencuri uang yang disimpan oleh wisatawan di dalam tas yang mereka bawa ke kabin pesawat. Pencuri-pencuri ini disinyalir ikut dalam beberapa penerbangan regional dari dan menuju Singapura.
Minggu lalu, seorang pria berkebangsaan China, Fu Xinping ditahan selama empat minggu karena mencuri uang sebesar Rp8 juta dan Rp3,7 juta dari wisatawan Hong Kong dalam penerbangan Hong Kong menuju Singapura.
Maskapai milik Singapura, Singapore Airlines juga menemukan beberapa tindak pencurian saat penerbangannya dalam beberapa minggu terakhir ini, namun telah memastikan bahwa awak kabinnya telah waspada dan siap mencegah terjadinya tindak kriminal tersebut.(uky)
(Fitri Yulianti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.