PERJALANAN usia yang dilalui bayi dari waktu ke waktu akan ditandai dengan perkembangan aktivitas. Intip tahapannya sesuai usia mereka seperti dipaparkan ulasan berikut.
Bayi bukan hanya bertumbuh, tapi juga berkembang seiring dengan umurnya. Dan, setiap tahapan umur yang dilaluinya akan menunjukkan perkembangan yang ditandai lewat kemajuan aktivitasnya.
Anda perlu mengenali tahapan-tahapan tersebut lebih dalam. Bila masing-masing tahapan perkembangan ada yang tidak tercapai, Anda perlu mewaspadainya karena hal tersebut sangat berpengaruh dengan tumbuh kembangnya.
"Perkembangan bayi merupakan bagian dari kecerdasan. Itu semua mencakup kemampuan perseptual, motorik (gerakan tubuh), kognitif, dan keterampilan sosial. Segenap kemampuan itu harus diciptakan bisa lentur dalam menghadapi tuntutan hidup keseharian anak nantinya. Rata-rata bayi umumnya akan normal menempuh tahap-tahap perkembangannya," tutur Dr. Handrawan Nadesul, dalam bukunya "Membesarkan Bayi Menjadi Anak Pintar".
Kendati demikian, setiap bayi tidak tidak selalu seragam tahap perkembangannya. Sedikit perbedaan dalam kecepatan perkembangan merupakan hal biasa. Karenanya, tidak perlu kaku dalam menilai kemajuan perkembangan bayi.
"Kalau pun ada standar yang dibakukan sebagai tahapan perkembangan bayi, ini hanya merupakan bahasa statistik. Bahwa mayoritas bayi normal sudah mencapai tahapan perkembangannya sejalan dengan umurnya," ungkap Handrawan.
"Jangan cepat cemas dulu apabila perkembangan bayi kita tidak persis sesuai standar baku. Mungkin masih dalam batas-batas normal. Hanya apabila kelambanan perkembangan yang ekstrem yang perlu mendapat perhatian setiap orangtua," imbuhnya.
Berikut ini tahapan perkembangan umum seorang bayi, seperti dipaparkan Handrawan.
0-1 bulan = Seluruh aktivitas bayi masih berjalan secara naluriah. Menangis merupakan keterampilan komunikasi pertamanya dengan dunia luar.
2 bulan = memiringkan kepala beberapa detik, dapat tersenyum, melihat dan mengikuti wajah yang sedang mengasuhnya dengan matanya sampai sudut maksimum 90 derajat dan mengucapkan suara "oohh" dan "ahh".
3-4 bulan = mengangkat kepala, menggenggam benda, mengenal suara dan merespon Anda dengan suara.
4 bulan = tengkurap
5 bulan = berguling
6 bulan = mengangkat dada dan perut atas saat tengkurap
8-9 bulan = merangkak
10-11 bulan = merambat-rambat sekitar kursi
9 - 12 bulan = meraih mainan saat duduk
11-12 bulan = posisi berdiri
15 bulan = berjalan
18 bulan = berlari dan masih terjatuh
2 tahun = lancar berjalan dan berlari
3 tahun = berdiri dengan satu kaki beberapa saat
4 tahun = berlari, melompat, memanjat, naik sepeda roda tiga
5 tahun = melompat dengan satu kaki, main sepatu roda, renang, memanjat.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.