Saatnya bercinta (Foto: Corbis)
MEMILIKI rambut pendek disinyalir mengurangi dorongan seksual pada wanita. Benarkah?
Wanita yang memangkas pendek rambutnya, dipercaya tak memiliki ketertarikan pada aktifitas di kamar tidur, kata peneliti. Pasalnya, hal tersebut akan mengurangi daya tarik seseorang.
Awalnya, klaim tersebut dibuat oleh terapis seks dan mantan komedian Pamela Stephenson, yang mengatakan bahwa wanita yang memotong rambut mereka dengan sengaja akan membuat mereka tampak kurang seksi di mata pria.
Namun, kini teori tersebut telah mendapat dukungan ilmiah setelah para ahli menyatakan bahwa hubungan antara panjang rambut dan jenis kelamin menyesuaikan kepada fase manusianya, seperti di laporkan
Daily Star dan ditulis
Times of India. Dr Pam Spurr, pakar hubungan mengatakan, “Wanita yang tak lagi menginginkan seks menggunakan potongan rambut untuk menunjukkan dia merebut kembali kekuasaan di kamar tidur. Bagi wanita, rambut merupakan cerminan dari orang tersebut, suasana dan harga dirinya.”
Psikolog Anjula Mutanda menambahkan, “Sering kali lukisan wanita digambarkan dengan rambut panjang. Semakin lama rambut tersebut semakin subur dan itulah yang diinginkan dia.”
Tapi ahli perilaku dan bahasa tubuh, Judy James tidak setuju dengan pendapat tersebut dan mengatakan, “Satu-satunya yang melambangkan hal tersebut adalah mematikan masa kanak-kanak dalam hal seks. Dalam fase seksual, saya justru berpendapat bahwa efek yang terjadi adalah sebaliknya."
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.