SEKALIPUN keras dan kaku, kuku sebenarnya mudah rusak, rapuh, dan patah. Karena itu, mesti ada perhatian yang khusus dan lebih terhadap bagian ini. Salah satu cara mengatasi kuku yang rusak adalah nail extention.
Kuku merupakan kulit keras atau keratin. Dari luar ia memang terlihat kuat. Tetapi sebenarnya ia mudah rusak. "Padahal kuku adalah organ yang penting dan bukan sekadar estetika belaka. Kuku dapat menjadi indikator kalau ada penyakit dalam, seperti maag dan jantung. Itu dapat dilihat dari permukaan kuku," terang Fauziah, nail technician dari Color Club Nail.
Beberapa masalah yang sering menimpa kuku akibat kurangnya perawatan adalah kuku berjamur, kuku menipis, kuku kuning, kuku rapuh, dan kuku menebal. Perawatan yang biasanya dilirik untuk mengatasi masalah kuku yang rusak adalah manicure dan pedicure. Tetapi pergeseran ilmu kecantikan membuat konsep perawatan menyentuh sisi yang lebih tinggi yaitu sisi seni.
Ada beberapa seni menghias kuku yang sedang tren dan digandrungi perempuan saat ini, yaitu nail art, nail tattoo, dan nail extension. Nail art adalah seni menghias kuku dengan cara dilukis. Yang digunakan adalah cat kuku. Nail tattoo, kurang lebih sama dengan nail art, tapi lebih instan karena menggunakan teknik air brush. Nail tattoo juga lebih rapi dan lebih cepat.
Dan yang terbaru adalah nail extention. Jika nail art adalah teknik menempel kuku palsu pada kuku yang rapuh, nail extention adalah teknik menyambung nail tips dengan kuku asli. Jika kuku asli tidak panjang, akan disambung dengan nail tips. Bahan yang digunakan adalah UV gel extention, bahan extention yang berbentuk gel untuk melapisi kuku asli.
Jika pada nail art seluruh permukaan kuku asli ditempeli kuku palsu, pada nail extention kuku asli disambung dengan kuku palsu. Dan penempelan atau penyambungan ini dilakukan hanya pada sebagian permukaan kuku asli. Selain berguna untuk memperbaiki kuku yang rusak dan rapuh, nail extention juga berguna untuk mempercantik penampilan. "Bentuk nail extention juga berbeda dengan bentuk kuku palsu. Bentuk nail extention mengikuti bentuk pertumbuhan kuku, sedikit melengkung. Sedangkan kuku palsu tidak," urai Fauziah.
Meskipun nail extention terlihat kuat, jangan menggunakannya untuk membuka atau mencongkel. Ketika terjadi tekanan pada kuku, nail extention akan patah. Berikut ini beberapa tahap membuat nail extention:
1. Bersihkan kedua tangan dengan sabun antibakteri, lalu sterilkan dengan antiseptik. Kemudian beri cuticele cream pada tiap-tiap kutikula. Dorong kutikula dengan alat pendorong atau cuticele punisher agar permukaan kuku rata dan bersih.
2. Setelah itu, semprotkan cairan antiseptik ke seluruh permukaan kuku agar steril. Amplas atau kikir seluruh lapisan kuku untuk melicinkan permukaan dan menghilangkan kilap. "Pengikiran berguna untuk menghilangkan lemak pada kuku," terang Fauziah. Kemudian bersihkan kuku dari serpihan sisa amplas atau pengikiran dengan cairan antiseptik.
3. Lapisi kuku dengan lem kuku, lalu sambung dengan nail tips. Biarkan mengering. Setelah nail tips disambung, bentuk panjang-pendeknya kuku dengan nail cutter. Lalu bentuk dan rapikan kuku dengan nail buffer. Nail buffer bisa menghilangkan sisa lem dan meratakan kuku. Kemudian bentuk kuku sesuai keinginan.
4. Aplikasikan UV gel pada kuku yang telah disambung dengan nail tips. Setelah itu, keringkan dengan sinar UV kurang lebih selama 30 detik. Setelah UV gel kering, kikir kembali kuku dan bentuk sesuai keinginan.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.