JAKARTA - Kulit lemon biasanya langsung dibuang setelah buahnya diperas. Padahal, bagian ini bisa dimanfaatkan untuk membuat rumah terasa lebih segar dan harum. Salah satu caranya adalah dengan merebus kulit lemon bersama jahe menggunakan api kecil.
Kebiasaan ini mulai banyak dilakukan karena bahan-bahannya mudah ditemukan dan cara membuatnya cukup sederhana. Selain itu, aroma segar dari lemon berpadu dengan wangi jahe yang hangat sehingga bisa membuat suasana rumah terasa lebih nyaman.
Melansir TheCoolist, ada beberapa alasan mengapa merebus kulit lemon dan jahe menjadi pilihan untuk menyegarkan aroma ruangan.
Alasan utama merebus kulit lemon dan jahe adalah menghasilkan aroma alami yang menyebar ke seluruh ruangan. Kulit lemon mengandung minyak aromatik, terutama limonena, yang memberikan aroma khas jeruk. Sementara itu, jahe menghadirkan aroma hangat dan sedikit pedas.
Ketika dipanaskan perlahan dalam air, kedua bahan tersebut melepaskan aroma yang dapat bertahan selama beberapa waktu. Kombinasi ini juga bisa menjadi alternatif bagi orang yang ingin membuat rumah harum tanpa menggunakan pengharum ruangan berbahan pewangi sintetis.
Bau masakan, seperti ikan goreng, bawang, dan makanan yang digoreng, terkadang bertahan cukup lama di dapur. Merebus kulit lemon dan jahe bisa menjadi salah satu cara untuk membantu menyamarkan bau tersebut. Uap air yang membawa aroma lemon dan jahe akan membuat ruangan memiliki wangi yang lebih segar.
Kulit lemon dan potongan jahe yang tersisa setelah digunakan untuk memasak atau membuat minuman tidak harus langsung dibuang. Keduanya masih bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan aroma alami di rumah. Cara ini juga menjadi langkah sederhana untuk mengurangi limbah dapur.
Membuat campuran ini tidak membutuhkan banyak bahan maupun peralatan khusus. Berikut langkah-langkahnya:
Jika ingin mencoba aroma yang berbeda, kamu bisa menambahkan batang kayu manis, beberapa butir cengkih, atau setangkai rosemary. Campuran yang sudah digunakan juga bisa disimpan di dalam lemari es dan dipanaskan kembali satu atau dua kali pada hari berikutnya.
(Agustina Wulandari )