Pemberian pupuk sebaiknya dibatasi, maksimal sekitar tiga kali dalam setahun. Dengan begitu, tanaman tetap mendapatkan nutrisi tambahan tanpa perlu pemupukan terlalu sering.
Lidah buaya tidak membutuhkan pemangkasan rutin. Namun, daun yang sudah mati, mengering, atau mengalami kerusakan sebaiknya dibuang agar penampilan tanaman tetap rapi.
Gunakan gunting pangkas yang bersih untuk memotong bagian daun yang rusak. Kamu juga bisa membuang daun tua di bagian luar jika diperlukan untuk mempertahankan bentuk tanaman.
Salah satu alasan banyak orang menanam lidah buaya di rumah adalah gel bening yang terdapat di dalam daunnya. Gel tersebut telah lama digunakan dalam berbagai produk perawatan kulit, seperti lotion dan sampo.
Jika ingin mengambil gelnya, pilih daun yang sudah cukup tebal dan matang. Potong daun dari bagian pangkal menggunakan pisau tajam atau gunting kebun yang bersih, lalu belah daun memanjang untuk mengambil gel di dalamnya.
Lidah buaya dapat menghasilkan tunas kecil yang tumbuh di sekitar pangkal tanaman induk. Tunas ini sering disebut pups atau anakan dan bisa dipisahkan untuk menghasilkan tanaman baru.