Untuk anggrek yang ditanam di dalam rumah, kelembapan sekitar 40–70 persen umumnya sesuai. Jika udara terlalu kering, gunakan pelembap udara atau letakkan pot di atas nampan berisi kerikil dan air. Pastikan dasar pot tidak terendam air.
Penyiraman yang tepat tentunya menjaga kesehatan akar dan pertumbuhan anggrek. Anggrek rumahan dapat disiram sekitar satu kali seminggu hingga setiap 10 hari, tetapi frekuensinya perlu disesuaikan dengan kondisi media tanam dan lingkungan.
Salah satu cara menyiram anggrek adalah dengan merendam bagian pot dalam wadah berisi air selama sekitar 10 menit. Setelah itu, biarkan kelebihan air mengalir keluar sebelum pot dikembalikan ke tempat semula.
Setelah bunga anggrek gugur, perhatikan kondisi tangkainya. Pemangkasan dapat membantu tanaman mengarahkan energinya untuk pertumbuhan baru.
Jika tangkai bunga masih berwarna hijau, kamu dapat memangkasnya sedikit di atas buku atau ruas kedua maupun ketiga. Pada beberapa jenis anggrek, cara ini dapat membantu mendorong pertumbuhan tangkai atau bunga berikutnya.