Ajak anak membayangkan kompetisi alur sebelum mulai. Misalnya, dalam kompetisi olahraga lari, membayangkan momen saat mengambil napas dalam-dalam, bersiap di garis awal, lalu berlari dengan lancar. Ini membantu mengurangi rasa gugup.
Bantu anak menyadari gejala cemas, seperti jantung berdebar atau napas pendek, atau gejala lainnya sesuai dengan kompetisi yang akan diikuti.
Selain itu, Moms juga bisa membantu anak dengan mengubah pola pikirnya. Dukung anak mengganti pikiran negatif, seperti “Aku pasti kalah" menjadi kalimat penyemangat, "Aku sudah latihan maksimal dan bakal coba yang terbaik".
Sebelum memulai kompetisi, ucapkan kata-kata motivasi sebelum tanding yang berfokus pada peningkatan performa dan rasa kebersamaan tim, bukan membebankan target kemenangan.
(Agustina Wulandari )