PENYEBAB sarung tangan plastik sebaiknya tidak dipakai untuk makanan panas dan berminyak menarik diulas. Sebab kini, memakai sarung tangan plastik saat menyantap hidangan menggunakan tangan tengah tren.
Jika pernah melakukannya, sebaiknya kamu hati-hati. Akan lebih baik jika tetap cuci tangan saja sebelum makan.
Influencer sekaligus Praktisi Bisnis Lingkungan, Saprian atau akrab disapa Bang Sap dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya dengan mengatakan bahwa sarung tangan plastik yang biasa digunakan untuk makan berasal dari bahan Polietilen (PE). Bahan itu masuk ke HDPE (High-Density Polyethylene) dan LDPE (Low-Density Polyethylene).
Bahan tersebut memiliki sifat berpindah yang cepat jika terkena panas dan berminyak dari makanan. Dengan begitu, besar kemungkinan kandungan senyawa kimia dari plastik tersebut berpindah ke makanan yang dikonsumsi.
“Sarung tangan plastik yang sering dipakai untuk makan biasanya berbahan politilen atau PE termasuk HDPE dan LDPE. Jika bahan ini kontak langsung dengan makanan yang panas dan berminyak, senyawa kimia dari bahan plastik lebih mudah berpindah ke makanan,” kata Bang Sap, dikutip Minggu (7/6/2026).
Hal itu dikarenakan senyawa adiktif plastik yang bersifat lipofilik atau mudah terserap dengan minyak dan lemak dibandingkan air. Akhirnya, saat kandungan dari plastik tersebut berpindah ke makanan dan dikonsumsi oleh manusia, maka kandungan itu juga sudah tentu akan masuk ke dalam tubuh manusia.
“Nah, masalahnya kita malah sering pakai sarung tangan plastik untuk menu-menu makanan yang kayak gitu,” ucap dia.
Bang Sap menjelaskan, saat ini sudah banyak studi yang membuktikan bahwasanya saat ini banyak kandungan mikroplastik yang terdapat dalam tubuh manusia. Salah satunya pada masyarakat pesisir. Hal itu berdasarkan studi dari penelitian terhadap 50 persen sampel feses.
“Pada komunitas rural, tujuh pilot menemukan 63,64 persen atau tujuh dari 11 peserta memiliki mikroplastik pada saluran pencernaan,” tutur Bang Sap.
Maka dari itu, Bang Sap menyarankan kepada masyarakat lebih baik mencuci tangan sebelum makan dengan sabun dibandingkan menggunakan sarung tangan plastik. Jika bertujuan untuk kebersihan, mencuci tangan lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan sarung tangan plastik untuk makan.
“Nah, dari data tersebut alangkah baiknya kalau kita mulai membiasakan cuci tangan sebelum makan bukan langsung mencari sarung tangan karena kalau tujuannya kebersihan cuci tangan pakai sabun justru lebih jelas manfaatnya,” pungkas dia.
(Djanti Virantika)