Berbeda dengan ayahnya yang dikenal sebagai tokoh politik nasional dan pernah memimpin Partai Golkar, Karmia lebih memilih menjalani kehidupan yang jauh dari dunia politik. Ia dikenal sebagai sosok yang fokus pada keluarga dan kehidupan pribadi.
Karmia Krissanty diketahui sempat berjuang melawan penyakit Kanker Payudara sebelum akhirnya meninggal dunia.
Perjuangan melawan penyakit tersebut berlangsung dalam beberapa waktu terakhir hingga akhirnya ia menghembuskan napas terakhir pada Rabu pagi.
Jenazah Karmia dimakamkan pada Rabu sore, 11 Maret 2026, di TPU Tanah Kusir yang berada di wilayah Jakarta Selatan.
Kepergian Karmia Krissanty meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar serta kerabat yang mengenalnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)