“Jika orangtua mulai merasa tidak nyaman, itu adalah tanda bahwa mereka harus berhenti tanpa busana di depan anak-anak,” ujar Huebner.
Sementara itu, psikolog anak dari New York, Susan Bartell, memberikan sudut pandang berbeda tentang tanpa busana antara orangtua yang berbeda jenis kelamin dengan anaknya. seperti ayah di depan anak perempuan, tidak diperbolehkan.
“Anak perlu memahami batasan yang jelas. Seharusnya tidak ada alasan bagi seorang gadis kecil untuk melihat pria dewasa tanpa busana,” ujar Bartell.
Walaupun topik ini masih menjadi perdebatan, penelitian menunjukkan bahwa tanpa busana pada orangtua memiliki dampak berbeda-beda tergantung pada konteks keluarga dan tingkat kenyamanan masing-masing individu.
(Leonardus Selwyn)