Dokter Tirta Sebut Mie Instan Tidak Berbahaya, Ajarkan Cara Mengonsumsinya agar Jadi Makanan Bergizi

Wiwie Heriyani, Jurnalis
Senin 23 September 2024 14:39 WIB
Tips mengonsumsi mie instan ala Dokter Tirta. (Foto: Freepik.com)
Share :

MIE instan menjadi salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia. Selain harganya murah dan mudah untuk dibuat, makanan ini memiliki cita rasanya sayang sangat lezat.

Makanan ini dapat dikonsumsi oleh segala jenis usia. Meski demikian banyak yang kerap mengaitkan mie instan terhadap bahayanya untuk kesehatan. Terutama, jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

Baru-baru ini ramai pernyataan Dokter Tirta yang mengaku tidak sepakat jika mie instan disebut berbahaya. Alih-alih menyebutnya ‘berbahaya’, Dokter Tirta justru menilai, mie instan lebih tepat disebut makanan yang tidak bergizi.

Dia bahkan mempertanyakan literatur atau jurnal yang memang bisa membuktikan bahwa mie instan memang benar-benar berbahaya bagi kesehatan seperti yang selama ini diklaim.

“Siapa yang bilang mie instan berbahaya? Saya tantang, suruh ada jurnalnya. Suruh kasih jurnalnya. Apa yang mengatakan mie instan berbahaya?,” ujar Dokter Tirta, melansir Podcast Samuel Christ.

“Bahayanya harus jelas. Apakah kamu makan mie instan 50 hungkus per hari?,” katanya.

Dokter Tirta menilai, masyarakat sebenarnya banyak yang salah kaprah karena mengganggap mie instan sama bahayanya dengan racun. Padahal, berdasarkan penelitian, mie instan justru bisa jadi makanan yang bergizi jika dimakan menggunakan tambahan sayur dan protein seperti daging atau telur.

Bahkan, berdasarkan penelitian yang dia baca juga, Dokter Tirta menyebut bahwa campuran sayur-sayuran dan beberapa tambahan makanan mengandung protein tersebut bisa mengurangi dampak buruk pengawet yang terkandung dalam mie instan.

“Nah yang jadi masalah adalah, kita tuh memandang makanan tuh berbahaya kaya racun. Mie instan ini tujuannya digunakan untuk survival,” katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya