VIETNAM tengah dilanda topan super Yagi yang menewaskan lebih dari 20 orang. Topan tersebut menyebabkan bencana alam lainnya, seperti banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah.
Di antara korban jiwa terdapat enam orang, termasuk seorang bayi dan seorang anak berusia satu tahun, yang meninggal. Itu terjadi setelah tanah longsor melanda daerah permukiman di provinsi pegunungan Lao Cai, dekat perbatasan utara Vietnam dengan Tiongkok, kata kantor berita tersebut.
Topan Yagi merupakan badai terkuat di Asia dalam satu dekade terakhir. Badai tersebut telah mengganggu aliran listrik dan telekomunikasi di beberapa wilayah Vietnam, terutama Quang Ninh dan Haiphong.
Topan juga merusak lahan pertanian vital di Vietnam sekitar 116.192 hektare. Ratusan penerbangan dari dan ke negara itu terpaksa dibatalkan karena Topan Yagi.
Melansir berbagai sumber, Topan Yagi dikenal di Filipina sebagai Badai Tropis Parah Enteng yang merupakan siklon tropis dahsyat yang melanda Filipina, Tiongkok, dan Vietnam pada awal September 2024.
Yagi, yang berarti kambing atau konstelasi Capricornus dalam bahasa Jepang, merupakan nama badai kesebelas. Ini merupakan topan dahsyat pertama dan badai Kategori 5 pada musim topan tahunan.
Topan ini merupakan salah satu topan paling hebat yang pernah melanda Vietnam utara, topan terkuat yang melanda Hainan selama musim gugur meteorologi, dan yang terkuat sejak Rammasun pada tahun 2014.