Lebih lanjut dr Egi mengatakan tindakan ini untuk mengatasi gejala pembesaran prostat jinak yang sederhana, aman, tanpa pembedahan, dan efektif dengan masa pemulihan pasien yang cepat.
“Tindakan rezum ini juga memiliki masa rawat yang lebih singkat, risiko kontraktur yang lebih rendah dan tidak ada jaringan yang diangkat,” kata dr Egi.
Adapun persiapan yang harus dilakukan pasien sebelum menjalani tindakan rezum, seperti pemeriksaan kesehatan sebelum prosedur tindakan, mengehentikan penggunaan obat-obatan tertentu beberapa hari sebelum prosedur, menjalani pengambilan sampel urine untuk dianalisis guna memastikan tidak terdapat infeksi saluran kemih yang aktif, dan tidak mengonsumsi kafein dan alkohol.
“Perbanyak minum air putih, konsumsi makanan ringan, atau puasa sesuai persiapan tindakan,” ujar dr Egi.
(Leonardus Selwyn)