Produsen Popok Bayi di Jepang Alihkan ke Pasar Dewasa, Kenapa?

Azallea Nasafka Suryantara, Jurnalis
Rabu 14 Agustus 2024 17:24 WIB
Ilustrasi orangtua, (Foto: Freepik)
Share :

Turunnya populasi di Jepang membuat angka penjualan popok dewasa mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan, tingginya angka usia lanjut ketimbang pertumbuhan kelahiran bayi.

Hampir 30% dari populasi di Japang berusia 65 tahun atau lebih. Tahun 2023, proporsi mereka yang berusia di atas 80 tahun melampaui 10% untuk pertama kalinya.

Melihat peluang tersebut produsen popok asal Jepang, Oji Holdings, mengumumkan akan menghentikan produksi popok bayi dan fokus pada pasar popok dewasa di Jepang. Penjualan popok dewasa sendiri telah melampaui penjualan popok bayi selama lebih dari satu dekade.

Pasalnya, jumlah kelahiran bayi yang lahir di Jepang pada tahun 2023 sebanyak 758.631 atau turun 5,1% dari tahun sebelumnya. Angka tersebut merupakan angka kelahiran terendah yang pernah tercatat di Jepang sejak abad ke-19. Pada tahun 1970-an, angka kelahiran bisa mencapai lebih dari dua juta.

Pasar popok dewasa di Jepang diprediksi terus berkembang dan diperkirakan bernilai lebih dari USD2 miliar setara Rp31,312 triliun, seperti dilansir BBC, Rabu (14/8/2024).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Women lainnya