Kenali Risiko dan Efek Samping Sedot Lemak, Bisa Sebabkan Kerusakan Saraf hingga Kematian

Annastasya Rizqa, Jurnalis
Selasa 30 Juli 2024 20:00 WIB
Mengenal risiko sedot lemak. (Foto: Freepik.com)
Share :

SEDOT lemak merupakan salah satu bagian dari bedah plastik untuk mempercantik penampilan. Sedot lemak atau liposuction sendiri bertujuan untuk menghilangkan lemak dari area tubuh tertentu, seperti perut, pinggul, paha, bokong, lengan, atau leher.

Keputusan untuk melakukan sedot lemak pun harus dipikirkan matang-matang. Selain perlu melakukan survey rumah sakit dan dokter bedah yang profesional, perlu dipahami bahwa tindakan sedot lemak ini juga memiliki risiko dan efek samping.

Melansir Healthline, Selasa (30/7/2024) sedot lemak memerlukan anestesi untuk prosedurnya. Anda tidak akan merasakan nyeri selama operasi sedot lemak, namun rasa nyeri biasanya akan terasa usai prosedur tersebut. Tak hanya itu, pemulihan dari sedot lemak pun juga juga bisa menyakitkan.

Beberapa prosedur dapat dilakukan di pusat rawat jalan. Rasa nyeri, bengkak, memar, nyeri, dan mati rasa setelah sedot lemak merupakan bagian efek samping pasca operasi sedot lemak ini.

Risiko Sedot Lemak

Risiko saat Anda memutsukan sedot lemak pun bisa terjadi selama prosesi bedah hingga pemulihan. Untuk itu, perlu dikonsultasikan secara matang dengan tenaga medis.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya