TREN melakukan sedot lemak untuk merampingkan tubuh tengah populer di Tanah Air. Meski dinilai bisa merampingkan tubuh secara instan, namun metode ini juga bisa menyebabkan kematian lho.
Seperti halnya kasus selebgram asal Medan, Sumatera Utara (SH), meninggal dunia setelah melakukan operasi sedot lemak di salah satu klinik di Depok, Jawa Barat. Tentunya ini bisa dijadikan pelajaran bagi Anda yang hendak atau berencana melakukan sedot lemak.
Sedot lemak sendiri merupakan bagian dari operasi untuk penyedotan dan menghilangkan lemak dari area tubuh tertentu, seperti perut, pinggul, paha, bokong, lengan, atau leher. Salah satu alasan banyak masyarakat melakukan metode ini ialah ingin mendapat bentuk tubuh yang ideal dengan instan.
Nah bagi Anda yang menginginkan bentuk tubuh yang ideal, maka tidak perlu repot-repot melakukan prosedur sedot lemak. Sebab, masih ada cara alami yang bisa digunakan seperti yang diajarkan dr. Zaidul Akbar. Seperti apa cara alaminya? Yuk simak tipsnya dari kanal YouTube, dr. Zaidul Akbar Official, Selasa (30/7/2024).
Dokter Zaidul Akbar menjelaskan menurunkan berat badan sebenarnya tidaklah susah. Salah satu cara alami yang paling ampuh untuk menurunkan bobot tubuh ialah defisit kalori.
“Kalau jumlah kalori yang masuk lebih sedikit dari yang keluar, berat badan akan turun. Itu defisit namanya,” tutur dr. Zaidul Akbar.
Melakukan defisit kalori ini ialah dengan mengurangi asupan-asupan pangan yang menjadi penyebab naiknya berat badan. Beberapa makanan tersebut ialah yang mengandung gula dan tepung. Dia menjelaskan dengan mengurangi asupan makanan tersebut, maka jumlah kalori akan berkurang sehingga bobot tubuh bisa turun dengan alami.
Salah satu asupan yang dianjurkan ialah mengonsumsi kurma dan butter. Dua makanan tersebut mengandung serat, karbohidrat dan lemak yang dibutuhkan untuk tubuh, namun tidak berlebihan.
“Cara paling mudah mengurangi berat badan adalah kurangi makan nasi putih, tepung dan gula pasir. Didefisitikan kalorinya,” katanya.
“Bisa dengan makan kurma dan butter. Butter atau lemak dari sapi yang hidupnya bebas. Nah, itu karbonya dapat, lemaknya dan seratnya juga dapat, lalu minum. Kemudian bisa makan sayur-sayuran,” tutur dr. Zaidul.
Dokter Zaidul Akbar mengatakan cara defisiti kalori ini juga akan membuat Anda disiplin sehingga terbiasa melakukan pola hidup sehat.
Dengan terbiasa mendefisit kalori, Anda akan otomatis mengurangi makanan dengan kandungan gula dan karbohidrat tinggi yang merupakan penyebab dari bertambahnya berat badan.
Dokter Zaidul juga mengingatkan untuk tetap mengiringi defisit kalori ini dengan olahraga. Cara ini dapat membantu menjaga bobot tubuh dan juga stamina sehingga tak hanya langsing, tapi kesehatan tubuh juga lebih optimal.
“Berat badan itu kalau mau diturunkan silahkan, tapi juga kita harus maintain supaya bukan hanya turun, tapi masa ototnya juga bertambah,” katanya.
(Leonardus Selwyn)