Para ahli percaya bahwa cincin itu mungkin milik seorang wanita yang tinggal di sebuah peternakan Romawi di sekitar Gunung Carmel, atau milik seorang pekerja tambang yang kehilangan cincin itu saat sedang bekerja.
Ada juga kemungkinan bahwa cincin itu mungkin merupakan persembahan penguburan ke kuburan terdekat di sekitar situs kuno tersebut.
Cincin tersebut lalu diserahkan ke Departemen Harta Karun Nasional dan akan dipajang di Kampus Nasional Arkeologi Israel Jay dan Jeanie Schottenstein di Kota Yerusalem.
Yair Whiteson pun mendapat apresiasi karena telah menginformasikan kepada IAA tentang benda langka itu. Ia lantas berhak mendapat tur gratis bersama keluarganya ke Kampus Nasional Arkeologi Israel Jay dan Jeanie Schottenstein sebagai bentuk terima kasih.
(Rizka Diputra)