"Baiklah! Jadi, semua orang harus diam dan kami akan mengatakan ini sekali saja, dan kami hanya akan mengatakannya lagi karena kami sangat frustrasi,” ujar petugas maskapai itu kepada para penumpang yang videonya beredar di media sosial.
Menyusul beredarnya video staf arogan itu, Spirit Airlines melalui juru bicaranya menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggannya.
“Kami meminta maaf kepada para tamu kami atas pengalaman ini, yang tidak mencerminkan standar tinggi Spirit dalam layanan tamu,” ungkap Spirit Airlines dalam sebuah pernyataan mengutip New York Post.
Maskapai bertarif rendah itu juga menyampaikan bahwa kedua stafnya tersebut telah ditangguhkan (nonaktif) akibat perilakunya yang tidak pantas.
“Saya berharap orang-orang ini mengambil pelajarannya,” tandasnya.
(Rizka Diputra)