NAMA Quincy Jordan sudah tidak asing lagi di industri musik Indonesia karena telah dikenal sebagai penyanyi pop yang sukses. Dia telah berhasil menarik banyak perhatian dengan bakat vokalnya yang luar biasa. Kesuksesannya ini tidak terlepas dari dedikasinya dalam menjaga keseimbangan suara setiap sebelum tampil.
Sebagai seorang penyanyi, menjaga keseimbangan vokal dapat menjadi prioritas utama bagi Quincy Jordan. Salah satu kiatnya adalah menghindari penggunaan suara yang berlebihan, baik dalam berbicara maupun bernyanyi. Dalam wawancara eksklusif dengan Okezone beberapa waktu lalu, Quincy Jordan menekankan pentingnya menghemat suara untuk menjaga kestabilan vokalnya.
"Kalau tips aku sebagai penyanyi buat teman-teman yang mungkin adalah vocal user juga ya, bukan hanya penyanyi tapi vocal user, jangan pakai suara banyak-banyak dalam dalam artian kita kalau ngomong kayak jangan kencang-kencang, enggak usah teriak-teriak kalau enggak diperlukan kayak enggak usah teriak-teriak kayak kita harus menghemat suara kita,” kata Quincy Jordan.
Selain itu, Quincy juga memiliki persiapan yang sangat terstruktur sebelum tampil di atas panggung. Dia selalu melakukan latihan vokal untuk mempersiapkan pita suaranya dan menguatkan otot-otot tenggotokannya.
"Aku sebelum manggung itu pasti aku vocalizing atau aku udah nyanyi aja ya kayak at least kita harus pemanasan dulu supaya pita suara dan otot-otot otot-otot tenggorokan ini udah kayak lemas dulu. Karena kalau kita tidak disupport dengan diafragma itu pasti akan bermasalah pita suaranya gitu loh jadi harus ada latihan otot-ototnya guys,” tuturnya.
Namun, ketika suara sudah terlalu sering digunakan, Quincy menyarankan untuk memberikan istirahat yang cukup agar suara dapat pulih kembali. Metode yang paling efektif menurutnya adalah puasa ngomong. Artinya, Quincy membatasi penggunaan suaranya secara drastis untuk memungkinkan pemulihan yang optimal.
“Nah kalau misalkan kita udah kayak over use nih kita udah kebanyakan nyanyi atau buat teman-teman yang vocal user lainnya bukan cuma penyanyi, kayak udah terlalu banyak MC atau segala macam, nah itu kita perlu namanya vocal a rest. Di mana kita mengistiratkan suara kita. Itu kita bisa dengan puasa ngomong. Kalau misalkan kalian acaranya malam gitu dari pagi kalian puasa ngomong entar baru ngomong lagi malamnya ya itu Insyaallah balik lagi sih suaranya,” katanya.