TINGGINYA kasus judi online di Indonesia dalam waktu belakangan, menjadi perhatian khusus tidak terkecuali di dunia medis. Pasalnya, kecanduan judi online sering dikaitkan dengan masalah mental. Karena itu, kini ada klinik yang khusus memiliki layanan bagi para korban kecanduan judi online.
Salah satunya, PKJN RS Marzoeki Mahdi yang menyediakan program pemulihan adiksi perilaku non-zat, khususnya untuk individu dengan gangguan perjudian. Direktur Utama PKJN RS Marzoeki Mahdi, dr. Nova Riyanti Yusuf lantas mengungkapkan data kunjungan pasien rawat jalan akibat judi online.
Dia menyebut, sepanjang 2024, tercatat sebanyak 19 kunjungan pasien poli psikiatri/gangguan kejiwaan yang dilatarbelakangi akibat judi online. Mayoritas didominasi oleh pasien laki-laki.
“Ada 19 kunjungan pasien. Pada bulan Februari, ada dua kunjungan, Maret ada empat kunjungan, April ada satu kunjungan, Mei itu ada sembilan kunjungan dan Juni terdapat tiga kunjungan pasien. Semua pasien pengunjung ini berjenis kelamin laki-laki,” ujar dr.Nova, dalam keterangannya, Kamis (11/7/2024).
Secara rinci, berikut jumlah pasien rawat jalan adiksi judi online di PKJN RS Marzoeki Mahdi berdasarkan usia periode Januari-Juni 2024 :
17-23 tahun: 5 orang
25-28 tahun: 6 orang
31-42 tahun: 5 orang
52-56 tahun: 3 orang
Adapun, jumlah pasien rawat jalan adiksi judi online di PKJN RS Marzoeki Mahdi berdasarkan status pekerjaan periode Januari-Juni 2024, sebagai berikut:
Karyawan swasta: 1 orang
Mahasiswa: 4 orang
Pelajar: 2 orang
Wiraswasta: 8 orang
Tidak bekerja: 4 orang