Kota Ini Tawarkan Makan dan Tur Gratis bagi Turis yang Mau Punguti Sampah

Janila Pinta, Jurnalis
Kamis 11 Juli 2024 10:14 WIB
Kopenhagen tawarkan makan dan tur gratis bagi turis yang mau punguti sampah (Foto: Instagram/@visitcopenhagen)
Share :

KOPENHAGEN termasuk dalam jajaran kota dengan biaya hidup termahal di dunia. Hal ini membuat Kopenhagen disebut sebagai kota yang mahal untuk dikunjungi. Namun, upaya baru dari kota hijau ini menawarkan pengalaman berwisata lebih terjangkau jika bersedia bersikap ramah lingkungan.

Melansir NBC News, Kopenhagen, ibu kota Denmark, memberikan penawaran menarik bagi wisatawan yang berpartisipasi dalam aktivitas pelestarian lingkungan. 

Tempat-tempat wisata di kota ini memulai sebuah skema baru pada Senin, 8 Juli 2024, yakni menawarkan makanan gratis, tiket kereta api, hingga tur museum bebas biaya kepada pengunjung yang terlibat dalam kegiatan berkelanjutan tersebut.

Aktivitas berkelanjutan yang dimaksud adalah memungut sampah dan juga memanfaatkan kendaraan ramah lingkungan, seperti sepeda. 

Sistem penghargaan ini mengacu pada tindakan ramah lingkungan yang dapat diubah menjadi mata uang untuk pengalaman budaya.  Skema yang disebut oleh badan pariwisata sebagai CopenPay ini merupakan upaya terbaru dalam meningkatkan reputasinya sebagai kota ramah lingkungan.

Sistem penghargaan ini dapat melegakan wisatawan dari fakta bahwa Kopenhagen merupakan kota dengan biaya hidup tertinggi kedelapan di muka bumi, menurut Economist Intelligence Unit. 

Dengan adanya upaya terbaru ini, maka wisatawan dapat merasakan pengalaman berwisata yang lebih murah di kota dengan biaya hidup tinggi tersebut.

“Kami ingin pengunjung membuat pilihan yang sadar lingkungan, dan semoga saja mereka mendapatkan pengalaman yang lebih baik,” kata Kepala Eksekutif Wonderful Copenhagen, Mikkel Aarø-Hansen.

Untuk mengatasi masalah lingkungan dari sektor pariwisata, kota ini terus memotivasi penduduk dan wisatawan untuk bepergian dengan sepeda. Kopenhagen terdiri dari 602.000 orang dan 750.000, yang dapat disimpulkan bahwa jumlah sepeda di kota tersebut melebihi jumlah penduduknya.

 

Dewan pariwisata mengatakan Demark tercatat telah menampung 63 juta pelancong yang menginap tahun lalu. Kopenhagen sendiri biasanya ramai turis saat periode Juli hingga Agustus setiap tahunnya.

Inisiatif ini akan berlangsung hingga 11 Agustus. Sebanyak 24 objek wisata setempat sudah menunjukkan minatnya dengan mendaftar uji coba upaya tersebut. 

Salah satunya adalah Museum Kopenhagen. Jika pengunjung museum itu datang dengan berjalan kaki atau transportasi umum, maka mereka akan dihadiahkan secangkir kopi atau segelas anggur gratis di bar atap yang menghadap ke pusat kota.

Pengunjung juga dapat menyewa kayak tanpa biaya apabila bersedia membantu pembersihan pelabuhan. Bagi penggemar ski di lereng CopenHill dapat menikmati waktu tambahan hingga 20 menit, jika datang dengan transportasi umum. 

Jadi, pemerintah setempat memungkinkan wisatawan menjelajahi kota terkenal mahal ini dengan biaya yang lebih terjangkau. Inisiatif itu juga sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan.

“Wisatawan diberi kesempatan unik untuk menjelajahi Kopenhagen dengan cara yang menguntungkan lingkungan dan masyarakat setempat,” kata Wali Kota, Sophie Andersen.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya