Tertancap di Batu Selama 1.300 Tahun, Pedang Legendaris Perancis Tiba-Tiba Menghilang

Janila Pinta, Jurnalis
Minggu 07 Juli 2024 06:58 WIB
Pedang legendaris Perancis yang menancap di batu selama 1.300 tahun tiba-tiba menghilang (Foto: Liberation)
Share :

SEBUAH pedang bersejarah lenyap misterius setelah tertancap lebih dari 1.300 tahun di sebuah batu. Hilangnya pedang legendaris itu memberikan duka bagi Rocamadour, tempat asal senjata melegenda tersebut.

Mengutip The Independent, pedang Durandal milik Roland, seorang pendekar ternama Charlemagne dalam bacaan epik Perancis. 

Pedang itu terkenal dengan kekuatannya dan tidak bisa dihancurkan. Pedang yang berasal dari Rocamadour, Perancis Selatan, dilaporkan telah dirampas meskipun terantai kuat di batu setinggi 32 kaki. Durandal layaknya jati diri bagi Rocamadour selama berabad-abad pedang tersebut menjadi bagian dari wilayah setempat.

"Kami akan merindukan Durandal. Tempat ini telah menjadi bagian dari Rocamadour selama berabad-abad, dan tidak ada pemandu yang tidak menyebutkannya saat berkunjung," demikian pernyataan wali kota setempat, Dominique Lenfant kepada La Dépêche.

“Rocamadour merasa sebagian dirinya telah dirampas, tetapi meskipun ini adalah legenda, takdir desa kita dan pedang ini saling terkait,” tambahnya.

Eksistensi Durandal terbukti dalam puisi legendaris abad ke-11, The Song of Roland. Karya menakjubkan menceritakan kekuatan magis pedang Durandal dan menyebutkan pedang tersebut berisi satu gigi Santo Petrus, darah Santo Basil, dan rambut Santo Denis. 

Agar Durandal tidak dirampas oleh pasukan Saracen, Roland dipercayai mematahkan pedang di atas batu sebelum menghembuskan napas terakhirnya dalam pertempuran hebat dengan Roncevaux Pass.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya