MENGAPA orang Korea tidak pernah bau badan merupakan pertanyaan yang membuat penasaran banyak orang. Bau badan merupakan fenomena fisiologis alami yang dapat terjadi pada hampir semua orang. Umumnya bau badan dihasilkan saat keringat diuraikan oleh bakteri yang hidup secara alami di kulit.
Keringat yang dihasilkan tubuh mengandung garam, protein, dan senyawa lain selain air. Senyawa-senyawa ini kemudian diuraikan oleh bakteri yang hidup secara alami di kulit. Proses penguraian tersebut menyebabkan pelepasan zat berbau yang akhirnya menimbulkan bau badan.
Namun, bau tersebut dapat berbeda-beda atau bahkan tidak berbau sama sekali ketika diuraikan oleh bakteri, seperti pada orang Korea.
Lalu, mengapa orang Korea tidak pernah bau badan?
Melansir dari berbagai sumber pada Jumat (28/6/2024), salah satu alasan utama mengapa orang Korea jarang mengalami bau badan adalah faktor genetik. Dalam sebuah penelitian, diketahui bahwa ternyata orang Korea bermutasi secara genetik. Akibatnya, mereka memiliki masalah keringat yang lebih sedikit jika dibandingkan orang lain.
Pada dasarnya, ketiak dan selangkangan kita mengandung kelenjar aprokin yang diatur oleh gen bernama ABCC11. Gen ini bertanggung jawab atas produksi bau ketiak, sehingga dapat menghasilkan bau yang lebih kuat.
Namun, menurut penelitian yang dilakukan oleh Universitas Bristol, orang Korea sebagian besar tidak memiliki gen ini. Hanya sekitar 0,006 persen dari populasi orang Korea yang memiliki gen ABCC11. Inilah yang menjelaskan mengapa orang Korea jarang mengalami bau badan, sehingga deodorant jarang ditemukan di Korea.
Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa mereka yang tidak memiliki gen ABCC11 cenderung lebih sering mengalami pembentukan kotoran telinga kering daripada kotoran telinga basah. Mereka yang memproduksi kotoran telinga kering tidak menghasilkan protein yang berfungsi mengangkut keringat keluar dari pori-pori ketiak yang menarik bakteri penyebab bau badan.