“Dia tampak sedikit kesal karena dia tidak bisa berkomunikasi dalam Bahasa Tagalog, dan dia tidak bisa berbahasa Inggris dengan baik," tambahnya.
“Dia hanya tahu bahasa Vietnam, jadi kami berkomunikasi dengannya melalui Google Translate. Kini dia sudah baik-baik saja. Setelah beberapa waktu, dia (akhirnya) berpakaian,” jelas Squitin.
Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, Nguyen akhirnya diizinkan terbang keesokan paginya ke Hanoi, Vietnam, setelah melunasi biaya overstay-nya.
Sementara, Bandara Internasional Ninoy Aquino dikenal sebagai bandara terburuk di dunia untuk penumpang kelas bisnis pada tahun 2022, menurut aplikasi Bounce.
Bandara ini juga menduduki peringkat nomor buncit dari 38 bandara sibuk di seluruh dunia. Tahun 2024 ini, bandara tersebut menempati peringkat ke-4 bandara terburuk di Asia untuk pelancong bisnis berdasarkan situs web Business Financing yang dikutip dari ulasan penumpang untuk bandara internasional di situs Airline Quality.
(Rizka Diputra)